Selasa, 05 April 2011

AYAH PKS Hari ini,tidak biasanya ibu belanja ke pasar tanpa di ikuti Dika,adik bungsu ku yang masih berumur lima tahun. Memang,setiap hari Dika tidak pernah mau di tinggalkan ibu kemana pun.Termasuk untuk pergi berbelanja,rapat orangtua di sekolah,ataupun sekedar membayar iuran listrik dan telepon. Tapi,itu semua menjadi suatu hal yang membuat aku tenang untuk tinggal di rumah.Suaranya yang selalu berisik dan sifatnya yang aktif,membuat aku kewalahan menjaganya seorang diri. “Aku maunya spombob!! Aku gak mau liat gunung!!”Dika merengek pada ku yang sedang melihat berita gunung merapi di televisi. “iya,kan spongbobnya lagi iklan! Nanti kalo udah nggak iklan,kakak pindahin!”Inilah sebabnya Dika tidak ikut ibu berbelanja hari ini,karena aku bujuk Dika dengan kartun spongbob yang setiap pagi sudah standby di layar tivi.Kasian juga ibu kalau setiap hari harus ke pasar mengajak Dika yang pasti rewel minta ini,itu.Dan untungnya,hari ini Dika berhasil di bujuk. “Ahhhh!!!!! Aku mau spombob!pokoknya aku mau spombob!!”Dika berteriak sambil menangis,kakinya menendang-nendang meja di sampingnya. “heh,berita itu penting.Gimana kalo tiba-tiba gunung meletus,kita nggak tau?”ujar ku dengan setengah berteriak. “Gunung lagi,gunung lagi.Aku maunya spombob!!”timpal Dika tidak menghiraukan nasehatku. “heh,jangan ribut terus! Ayah cape dengernya! Ngalah lah,sama adik kamu!”Ayah yang baru saja selesai mandi,langsung memarahi ku. “ayah,sekarang kan gunung merapi lagi bahaya! Kalo sampai abunya kena ke kita….” “ngalah sama adik mu! Berita kan bisa nanti siang!!” “…” “udah,sana!”teriak ayah tanpa memberiku kesempatan bicara. Beginilah ayah,selalu saja membela Dika,apapun kesalahan Dika,pasti ayah akan selalu membelanya.Dika itu anak laki-laki satu-satunya di keluarga kami.Aku,dan ke dua adik perempuan ku selalu merasa di anak tiri kan oleh ayah. “Tasya,mana makan pagi nya?”Tanya ku pada adik perempuan ku yang sudah duduk di kelas dua SMP. “di meja depan!”jawab Tasya singkat. “oh,roti kukus.Bagianku berapa?dua ya?” “nggak,kata ayah, Dika yang dapet dua!” “licik!!!!”umpat ku kesal. Ayah ku,sangat menyayangi Dika.mungkin rasa sayangnya pada Dika terlalu berlebih,sehingga tidak ada ruang yang lebar di hatinya untuk memberikan sayang pada Ku dan pada ke dua adik perempuanku.Bagaimana tidak,anak laki-laki yang di idam-idamkan sekian lama,akhirnya datang juga.Seringkali kami iri dan kesal pada Dika yang selalu mendapat kasih sayang melimpah dari ayah.Tapi untungnya,ada ibu yang selalu adil dalam membagi kasih sayangnya.Terkadang,aku merasa seperti tidak mempunyai ayah.Julukan Pilih Kasih,kini menjadi kata-kata ku setiap hari untuk perilaku ayah.Ya,Pilih Kasih,hanya memilih seseorang untuk di kasihi,padahal ayah harus membagi kasihnya pada tiga orang yang lain.Pilih Kasih,atau PKS adalah julukan yang terpaksa ku berikan untuk Ayah. **** “Ibu,liat buku matematika selly nggak?” “kan di meja belajar.masa nggak ada sih.”jawab ibu sambil terus memasak makan malam. “nggak ada, ibu.Selly ada pe er!!”rengek Selly. Selly anak yang sangat manis,dengan rambut ikal yang di potong pendek,dan senyum yang berlesung pipi,membuat Aku dan Tasya terkadang iri jika mendengar anak kelas tiga SD itu di puji oleh saudara kami yang datang ke rumah. “coba cari di ruang komputer!semalem kamu kan maen gem sama kak Tasya! Siapa tau kebawa ke sana!” Sambil terus merengek,Selly pergi ke ruang komputer dengan setengah berlari. “AAAAHHHH!!!!!! Ibu!!!!”tiba-tiba tangis Selly meledak kencang. Aku,Tasya dan Ibu segera menghampiri. Ternyata,disana Dika sedang asyik menggambar dengan menggunakan krayonnya di atas sebuah buku bertuliskan “Tugas Matematika”. Bletak!! Tempat disc yang cukup tebal itu tepat sasaran mengenai dahi Dika. “AAww!!”jerit Dika di iringi tangis. “Selly! Kenapa kamu? Udahlah,Dika masih kecil ! Bukunya kan bisa di ganti.”marah ibu meledak. “KALO GITU,GANTI SEKARANG!!”teriak Selly mulai meneteskan air mata. “Ayo ibu,jangan ngurusin Dika terus!!”tangis Selly makin keras. Maka,hari ini,hari yang di penuhi oleh tangisan Dika dan Selly yang berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian dari ibu. “Assalamualaikum!!! Ayah pulang!!” “kumsalam!! Ayah!!!!! Asik,ayah pulang!”teriak Dika sambil berlari ke depan pintu. “Dika! Ayah bawa mobil-mobilan buat Dika!! Gimana tadi di sekolah?” ucap ayah sambil mengendong Dika. “asik! Jadi banyak dong mobil Dika.Ayah,tadi di sekolah dika belajar senam loh!”celoteh Dika sambil beranjak turun dari gendongan.Lalu tanpa di suruh,Dika menunjukan gaya senamnya pada ayah.Aku sedikit iri melihat kedekatan Dika dan Ayah.Aku rindu di tanya-tanya seperti itu,rindu di gendong ayah. “wah,anak ayah pinter!” “yah, makan dulu yuk! Ibu udah masak dari tadi!”ibu menyambut ayah dari dapur. “yah,liat deh,kepala Dika benjol!”seru Dika sambil menunjuk dahinya. “ah masa? Mana coba ayah liat!”ucap ayah sambil mengambil nasi dari rice cooker. “oh,iya! Dahinya merah! Kenapa bu?” “di lempar tempat disc sama Selly.biasa,berantem lagi.”jawab ibu yang sedang menyuapi Selly di meja makan. “maaf ayah,Selly nggak sengaja.abis Dika nyoretin buku tugas Selly!”ungkap Selly pelan.Aku melihat wajah Selly penuh rasa takut. Aku berusaha mengalihkan pembicaraan yang mulai tidak enak ini. “yah,tadi di sekolah Reyna kan ada rapat orangtua.kenapa nggak ada yang dateng?”tanya ku sambil menatap mata ayah lekat-lekat. “padahal surat pemberitahuannya udah Reyna kasih dua hari lalu.” “ayah nggak bisa cuti.ibu juga sibuk harus jagain Dika.kamu kan bisa ikut rapat sendiri sama orangtua murid yang lain.belajar mandiri lah,sedikit!” sakit hatiku mendengarnya.Aku menyesal mengalihkan pembicaraan ke topik ini. “eh,iya,gimana Dika,benjolnya udah di obatin belum?”lanjut ayah sambil mengusap benjol di dahi Dika. “udah ayah,sakit banget.gara-gara kak celi sih!”ujar Dika yang masih belum lancar mengucapkan nama Selly. “iya Selly.nggak usah di bales! Kasian Dika kan masih kecil.gimana kalo kena matanya? Kamu mau punya sodara yang nggak bisa ngeliat? Kalo mau apa-apa itu di pikir dulu!kamu udah kelas tiga.masa kalah sama Dika,dia nggak pernah ngebales apa-apa kalo di pukul sama kamu!”bentak ayah sambil menjewer kecil telinga selly.Tasya lalu bergegas ke kamarnya,ku lihat dari tadi dia sangat tidak menikmati makan malamnya. “Ih,Dika juga sering mukul aku.kemaren dia mukul aku pake tempat pensilnya! Tapi nggak di marahin ayah!”Selly mulai membela diri. “udah Sely.jangan ngelawan.makan lagi yuk!”ibu menengahi. “ eh,kamu! Udah ayah bilang kan Dika masih kecil.belum ngerti apa-apa.kalo kamu masih galak sama saudara,nanti ayah jewer lagi telinga kamu sampe merah!”ucap ayah sambil mengambil sepotong ayam goreng. “ayah,ih! Jangan galak-galak!”ibu agak sedikit emosi. “bahaya bu,kalo nggak di marahin.bisa keterusan nanti!” Dan isakan Selly mulai terdengar perlahan. **** “ayah,hari ini kita mau ke taman lagi kan?”ajak Dika saat ayah sedang duduk-duduk di teras depan. Hari ini hari minggu,biasanya setiap hari minggu Dika dan Ayah selalu berolahraga sambil jalan-jalan ke taman di dekat kompleks perumahan kami. “yah,aku juga ikut ya! aku kan punya bola basket baru.pengen latihan dribel.”ucap Selly yang dari tadi sedang membantu ku menyiram bunga hebras merah di teras. “kamu sama kak Reyna aja,kalo nggak ajak kak Tasya.”ucap ayah datar tanpa melihat ke arah Selly sedikit pun. “Udah Sel,sama kakak aja.kakak juga mau latian dribel,nanti rabu depan ada tes basket.”kata ku. Terlihat wajah kesal Selly yang di sembunyikan dari ayah. “nanti kakak traktir es krim!”hibur ku. “asik! Dua ya kak!” Aku hanya bisa mengusap kepalanya,khawatir akan jadi apa dia kelak tanpa perhatian dari ayah. “ayah,minta uang dong!”Tasya yang baru saja selesai membantu ibu di dapur,langsung menghampiri ayah di teras. “buat apa?”Tanya ayah spontan. “besok ada pameran seni di balai kota.tiketnya 35 ribu.Tugas sekolah,terus senin depannya lagi ada ulangan.bahannya dari pameran besok.”Ucap Tasya seperti sedang menerangkan kembali apa yang di perintahkan gurunya. “nih,20 ribu dulu aja ya! nanti sisanya,kamu sih mintanya ngedadak.Ayah kan mau ke taman sama Dika.Nanti kalo Dika ngajak beli mainan,repot.nanti ya,abis ayah pulang olahraga sama Dika.” Aku ingat sekali,terakhir kali Selly di belikan mainan oleh ayah saat ia berumur tiga tahun.Sebuah boneka teddy bear besar yang kini sudah usang.sedangkan Dika,hampir setiap minggu di belikan Ayah mainan yang harganya bisa mencapai puluhan ribu.Memang,korban PKS ayah hanya bisa menahan rasa iri dan marah pada Dika. **** “Ibu,pusing!! Idung Dika mampet!!”rengek Dika yang sudah dua hari ini terbaring di tempat tidurnya. “sabar ya Dika,minum obat dulu yuk!”ucap ibu sambil menggendong Dika.Tapi Dika hanya menangis,menjerit merasakan sakitnya tanpa peduli betapa terganggunya Aku,Tasya dan Selly yang sudah mulai memasuki pekan ulangan tengah semester. “ibu,si Dika itu bisa nggak sih,kalo sakit nggak nangis!”Tasya yang sedang belajar di kamarnya,tiba-tiba datang menghampiri kamar Dika. “kamu ngerti sedikit Tasya,Dika kan masih kecil.belajarnya di atas aja ya,di kamar Selly!”perintah ibu dengan bijak. Beginilah yang terjadi selama dua hari ini,kami hanya di paksa menuruti apa yang di perintahkan ibu dan ayah demi kesembuhan Dika.walaupun terkadang ibu menyempatkan diri menemani kami belajar di kamar Selly di sela-sela kesibukannya. “tebak!Ayah bawa apa buat Dika? Supaya kamu cepet sembuh.”Ayah baru saja pulang dari kantor dengan membawa kantung plastik besar berisi penuh makanan yang kelihatannya terlalu enak untuk orang yang sedang sakit seperti Dika. “nggak mau ah,Dika nggak mau makan.”ucap Dika pelan. “ya udah,aku minta! Aku kan lagi sakit juga yah,idung ku mampet dari kemaren.”ucap ku sambil membawa segelas air putih untuk ayah. “ah,kamu kan udah gede.bisa minum obat yang pait.”jawab ayah dingin. ‘sakit nggak sakit juga kamu makannya banyak.” Ayah,yang tidak pernah peka apa maksud kata-kata ku.Aku hanya ingin ayah lebih perhatian kepada aku,Tasya,dan Selly. “Ayah,main monopoli lagi yuk!”Selly datang ke kamar Dika dengan membawa satu paket mainan monopoli. “Aku ikuuuutaaan!!!”rengek Dika tiba-tiba. “Kamu kan lagi sakit.udah tidur aja.”tolak Tasya. “iya,Dika.kalo kamu nanti nggak sembuh-sembuh,ayah sedih dong.”ujar Ayah sambil membelai halus rambut Dika. “yah,kalo Selly yang sakit,Ayah sedih nggak?”Tanya Selly tiba-tiba. “apaan sih,kamu.emangnya kamu mau sakit ya?kamu juga kan anak ayah.masa nggak sedih sih.” Setidaknya perasaan ku bahagia,masih ada rasa sayang Ayah yang bisa Selly miliki. “kak,kalo nanti Selly sakit,ayah bakal beliin makanan yang banyak nggak ya?”Bisik Selly pada ku. “ah,dasar Selly.kamu iri ya?” “iya kak,kayaknya enak tuh roti kejunya!” “ya,berarti kamu harus rela makan obat yang pait dong.”goda ku. “kalo itu sih,nggak mau.hahaha”celoteh Selly riang. “Ya ampun Selly! Apa-apaan kamu?baju seragamnya basah semua!”selly membuka pintu rumah dengan badan yang menggigil. “abisnya,nggak ada yang jemput.Selly takut sendirian di kelas.”jawabnya sambil terbatuk-batuk. “udah,sini!ibu buatin air panas.Reyna,bawain handuk sama kayuputih ya!”perintah ibu dengan cemas. Hari ini,aku ada jadwal latihan marching band di sekolah.Jadi,aku pulang ke rumah dua jam lebih lama dari biasanya. Aku pulang ke rumah sekitar pukul empat sore.Dan tidak lama setelah aku tiba di rumah,Selly datang dengan badan yang basah.Hari ini memang hujan.Hujan yang cukup deras itu membuat badan kecil Selly menggigil sampai terbatuk-batuk. “Bu,nafas Selly sesak.”ucap Selly di balik selimut tebalnya. “itu mungkin karena kamu pilek.” “tapi,dada Selly juga sakit.Apa itu karena batuk?”tanya Selly polos. “nggak tau ibu,ya udah besok kita ke dokter.sekarang kamu istirahat dulu.”perintah ibu sambil menutup badan Selly dengan selimut tebal sampai ke dagunya. Aku duduk di tepian kasur,di samping Selly.memandang wajah Selly yang kelihatan sangat pucat dan lelah.tidak seperti Selly yang biasanya. “Sel,mau kakak beliin apa?”tawar ku.tapi Selly hanya menggeleng lemah. “Selly pengen di dongengin ayah.”ungkapnya,sedih. **** Sang surya memberikan cahaya hangatnya di pagi ini.Dia di perintah tuhan untuk memberikan hari yang cerah di rabu pagi ini. Aku,sudah bersiap dengan seragam putih abu ku,dengan menggendong ransel di punggung,dan tas jinjing merah berisi baju olahraga.Hari ini seperti yang sudah di janjikan guru olahraga ku,akan di adakan test olahraga basket.Dan tentu saja aku bersemangat karena bola yang selalu bersahabat dengan keranjang itu,adalah olahraga kesukaanku. “Dika,kamu bisa nggak ke sekolahnya sama kak Tasya?”tanya ku pada Dika yang sedang asik menonton spongbob. “nggak ah,” “kasian kak Selly lagi sakit.nggak ada yang jagain di rumah.”aku berusaha membujuknya. “nggak!pokoknya nggak!!” “kakak beliin es krim magnum!”Aku teringat pada Dika yang selalu merengek minta di belikan es krim magnum jika melihat iklan es krim itu di telivisi. “sama coklat!”tawar Dika. “iya deh,tapi coklatnya terserah kakak ya!” “janji ya!”ucap Dika akhirnya. Bau amis,bau yang cukup tajam ini membuat ku menutup hidung ku rapat-rapat.Aku berjalan berjinjit menuju kamar ku,karena lantainya terasa lengket di kaki.Capek sekali rasanya,tes basket yang menyenangkan,tapi cukup melelahkan. “bu,bau apa ya ini?amis banget.”aku menghampiri ibu setelah berganti pakaian. “Rey,Selly tadi muntah darah.ibu takut banget.makanya tadi langsung ibu bawa ke rumah sakit.”ucap ibu dengan nada sedih. Berarti,bau amis ini,bau muntah selly?batinku terkejut.Baru saja Dika sembuh,sekarang giliran Selly yang sakit. “Rey,ibu mau ke rumahsakit sekarang.kamu bisa jagain rumah kan?”tanya ibu sambil mengenakan kerudung nya. “tapi,Aku juga pengen ketemu Selly.” “iya,nanti sore,kamu ke sana sama Tasya.Soalnya sekarang ayah sama Dika lagi nemenin Selly di sana.Nanti pas Tasya pulang sekolah nggak ada yang nyiapin makanan.”nasehat ibu dengan bijak. **** “Aku,menjadi hadiah dari yang hidup,kepada yang mati.” Mungkin itu sedikit penggalan puisi Kahlil Gibran yang masih ku ingat sewaktu SMP.Puisi yang mengisahkan tentang bunga,bunga yang bisa menjadi pelengkap di saat orang bersuka cita,ataupun berduka cita. Aku senang dengan puisi ini,betapa bunga sangat bermanfaat di setiap suasana.Bunga yang terkadang di petik sembarangan,tapi sangat memberikan sejuta makna yang menjadi pelengkap di segala suasana. Tapi kini,saat ini,detik ini,bunga menjadi pelengkap saat berduka. “bunga,menjadi hadiah dari hidup kepada yang mati” Bunga,menjadi hadiah dari ku kepada Selly.Air mataku mengalir tiada henti. Sore tadi,setibanya aku dan Tasya di rumah sakit,Ibu,Ayah,dan Dika,sedang menatap erat dan membisikkan kalimat syahadat di telinga Selly.Hanya beberapa menit,setelah itu senyuman manis dengan lesung pipi menghiasi sakaratul mautnya.Indah.Tapi tidak seindah hati kami yang sangat kehilangan Selly.gadis cengeng yang selalu riang.lesung pipi yang muncul jika tersenyum,kini tidak ada lagi. Dokter mengatakan kalau ternyata selama ini Selly mengidap penyakit paru-paru.Gadis manis itu tidak pernah mengeluh apa pun tentang penyakitnya,dia juga tidak pernah memperlihatkan sedikit pun rasa sakitnya. Belum sempat Selly merasakan kasih sayang yang adil dari Ayah,Tuhan sudah memanggilnya.Memanggil untuk merasakan amat indahnya kasih sayang tuhan.Tuhan yang maha adil tidak akan pernah PKS terhadap hamba-NYa. Selly,mungkin tidak bisa merasakan kasih sayang ayah sepenuhnya,tapi Selly bisa merasakan kasih sayang Tuhan sepenuhnya.Dia,tidak akan pernah PKS. “Bunga,telah menjadi hadiah dari yang hidup,kepada yang mati. Lalu,tangis Ayah meledak seiring kain putih menutupi wajah manis Selly.

Rabu, 27 Oktober 2010

maaf kan aku blog-ku....
karena jarang posting!!!!

Senin, 28 Desember 2009

english dialogue

A :Do you have plan in the holiday?

B :yes,I have.me and my family will go to the prancis.
A :waw,it's amazing! I never go to the prancis. what will you do in the prancis?
A :I wil shopping,go to the eifel, and.....
C :hai guys,what are you doing ??
B :oh, we talking about plan in the holiday. do you have plan in the holiday?
C :oh, sure. I want to go to bali with my parents.
in bali, we will swim in the kuta beach.
A :waw,its amazing! I never go to bali.
C :ofcourse,I'm a rich man my family have money everywhere. and you, where are you go in the holiday?
A :I will go to the book store. I will buy some of book best seller.and I will read it all holiday.
B :oh, you are an intelligent boy!
A :ofcourse.in my book case(lemari buku) I have more than onehundred book.I very like book therefore,I become an intelliget boy.
D :oh,you are very arrogant!!(sombong)
A : whatever......by the way,what willyou do in the holiday?
D : I will date with my girlfriend.
C :oh,so sweet.....you will accompany your girlfriend all holiday?
D :yes,ofcourse.because it very cute and it has beautiful sound. I like it sound.
C :it?sory.... I dont undestand
D :yes, it very nice and you know?they are very many. in a day, I can date with twenty girlfriend.
B :oh,you are a naughty boy. but,I'm confusing maybe.. you are a palyboy?
D :no,I'm not a playboy.whatever you say!!
B :by the way,can I know your girlfriend's name?
D :oh,they are sita,cika,cica,betty,beky,lulu,bela,and many more.
B :waw, its amazing!!may you teach me how to get girlfriend like you have?
D :oh sure.you just follow me to garut in a holiday later.
B :what?garut??why?
D :yes, because all my girlfriend live in garut.and they are live in my grandfather's garden
A :you say what?why they live in garden?they don't have a house?
B :or,they are live in a tent?
C :or,they are like garden?
D :you all wrong guys,they are a sheep.in the holiday, I will go to the garut for "ngangon domba"you know ngangon domba? ngangon domba is a become cattleman,sheep cattleman.
B :you make me angry!!!you will teach me for become cattleman(peternak)?
D :yea,so you ready to go to garut?
B :ARRRRGH!!!youre a naughty boy.
D :sorry guys,I don't say it is a woman but I say it is my girlfriend... you are wrong !!!!
C :yea,maybe we have talk with a wrong boy. come on guys,let's leave him!!!
leave him alone .we don't want to make a friend with him.
D :wait guys,you say want follow me to garut,hai,,wait me!don't leave me alone!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Minggu, 18 Oktober 2009

INI BARU CERPEN

AKU DAN LINA

"wah, hari ini benar-benar melelahkan ,aku akan segera tidur ketika sampai di rumah nanti!" ucap nitra sepulang dari tempat les."stop bang,ini ongkosnya!"ucap nitra sambil memberikan dua lembar uang seribuan kepada supir angkot.
lalu ia pun berjalan dengan lemas menuju rumahnya.
"assalamualaikum..."ucap nitra sambil membuka pintu rumahnya.
"waalaikum salam..."ucap seorang wanita yang sedang sibuk di dapur.
nitra langsung pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka,tangan dan kaki nya setelah membuka sepatu.
"tra, kamu mau langsung belajar kan?nanti biar ibu antarkan makan siang mu ke kamar ya!"ucap wanita tadi.
"iya bu..."seru nitra dari dalam kamar mandi.
setelah belajar selesai,nitra pun lalu menyantap makanan nya dengan lahap.walaupun sayur nya sudah dingin,tapi kelihatannya ia sangat menikmatinya.
kira-kira 10 menit ia dapat menghabiskan makanan nya dengan sangat bersih.lalu ia pun membawa piring kotor itu ke dapur untuk segera mencucinya.
"bu...habis ini aku mau tidur ya bu!nanti tolong bangunkan aku jam setengah 6 ya bu,aku kan mau ngaji."ucap nitra pada ibunya.
"iya,nanti ibu bangukan kamu jam setengah 6"janji ibunya.walaupun ibunya tahu kalau tidur dari sore samapai menjelang magrib itu tidak baik,tapi kali ini ia biarkan putri semata wayang nya itu untuk tidur karena sejak tadi ia terus belajar dari sekolah,tempat les,lalu di rumah pun ia belajar.
nitra pun kembali ke kamarnya, ia berbaring di kasurnya yang empuk,lalu menarik selimutnya yang tebal dan menutupi nya sampai ke dagu.mata nya berkedip-kedip tanda easa ngantuk mulai menghampirinya.lalu dengan segera ia pun beranjak ke alam mimpi.
jam 17.30 tepat. nitra di bangunkan ibunya."nit, bangun nit!sudah hampir adzan maghrib!!"ucap ibunya lalu dengan ogah-ogahan ia pun mengambil handuk yang ada di belakang pintu kamarnya dan segera pergi melesat ke kamar mandi.
setelah selesai mandi dan berpakaian,terdengar dari luar suara seseorang yang memanggil namanya.
"nitra,nitra!!"ucap seseorang itu.
"wah ibu, akun pergi sekarang ya.. teman ku sudah menjemput tuh!"ucap nitra pada ibunya.
"ya sudah, hati-hati ya "jawab ibunya.
"iya bu,assalamualaikum!"pamit nitra.
" wa'alaikum salam..."jawab ibunya.
nitra pun segera keluar rumah menghampiri teman nya yang sudah menjemput tadi.
"hai lina maaf ya aku agak lama!"seru nitra
"ah,tidak kok,aku juga baru saja kemari."bantah temannya itu.
maaf ya bersambung dulu dech........^^

Rabu, 30 September 2009

THE RAIN

HUJAN EUY!!!!
Hujan,banyak sekali manfaat yang di berikan oleh hujan.di gunakan oleh umat manusia di dunia .entah bagaimana jika hujan tidak ada sungai kering,hutan pun nyaris tak terselamatkan.tumbuhan kering tk dapat asupan air hingga tak dapat berfotosintesis.akibatnya,manusia pun tak dapat hidup karena ir tak ada ,tumbuhan pun entah kemana.dari fakta yang ada,70% dari bumi adalah airatau lautan .dengan kurangnya air,tapi padatnya penduduk bumi,maka pertumbuhan dan kelangsungan makhluk hidup pun terhambat atau susah sekali.masih banyak negara-negara di dunia yang tak di kunjungi hujan sungai kering,tong air apalagi.jangankan untuk air minum dan memasak,air bersih pun susah.
tetapi selama musim hujan,kota-kota di indonesia selalu di kirim air yang lebih dari cukup.ya....banjir.
banjir adalah salah satu sifat negatif dari air.mungkin salah satu kota di indonesia yang sering di kunjungi banjir adalah ibukota neagara kita yap!kota jakarta.jks musim hujan tiba pasikan air sangat banyak di kota ini.tapi sayang,malah air yang banyak ini justru sering membuat masyarakay resah.bahkan kehilangan tempat tinggal, tempat belajar,harta benda dan nyawa.
adalah kita yang harus berfikir bagaimanakah cara mengendalikan air hujan?
jawabannya ada pada diri kita sendiri.bisa di mulai dari menjaga lingkungan di sekitar kita.karena menjaga lingkungan adalah faktor utama untk mengendalikan air hujan.
hujan tidak patut di salahkan dalam masalah ini.karena manusialah yang banyak emberi kebebasan kepada hujan untuk mengalir .
kita hanya diam saja ketika air hujan bermain ke selokanyang bertumpuk sampah.kita juga membebaskan air hujan untuk bermain ke sungai yang banyak dengan limbah.seharusnya kita kita yang harus mengatur tempat bermain yang bagus untuk air hujan .atau bahkan jka air hujan terus memaksa untuk bermain ke tempat yang buruk,cobalah kita berusaha memperbaiki tempat bermain yang air hujan inginkan.
janagan mau di kendalikan air hujan.tuhan menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna.akal yang di berikan-Nya inilah harus kita manfaatkan untuk berfikir bagaimana caranya mengatur tempat yang baik untuk bermain air hujan dan dengan tempat yang bagaimana saja dia harus bergaul.
agar dapat memberi nilai positif bagi kelangsungan makhluk hidup di bumi kita tercinta ini.

Minggu, 27 September 2009

AYO SEMANGAT!!!!!!!!!!!

Jika kau pernah mengalami suatu kegagalan,,mungkin kau akan mencoba bersabar dan berusaha untuk memperbaikikegagalan itu dengan usaha yang besar dan bahkan kau pun berjanji untuk tidak akan putus asa.mendaki dan terus mendaki bukit kegagalan yang di puncak bukit itu terdapat secerca cahaya keberhasilan yang mungkin kau bisa dapatkan. berbagai rintangan yang kau alami selama kau mendaki selalu kau taklukkan.,keberhasilan dan kebahagiaan sudah terbayang di depan mata.semakin dekat perjalanan mu menuju puncak,harapan dan impian selalu membayangi hidupmu bahkan kau pun merasa bahwa kegagalan yang telah kau alami akan segera terbayar dengan kesuksesan yang sebentar lagi akan kau raih.kau pun bisa berkata bahwa hidup ini indah,dunia ini penuh dengan kegembiraan.karena kegembiraan sudah terbayang di depan matamu.tapi ketika sebuah keberhasilan itu gagal untuk di raih,kegagalan pun datang kembali menghampiri mu,tak di duga,kerja keras dan usaha yang kau lakukan untuk memperbaiki kegagalan mu yang lalu,akhirnya gagal lagi.puncak bukit itu nyaris tercapai dengan usahamu sendiri.tetapi masih ada orang yang harus membantumu dalam mencapai bukit keberhasilan itu.dan siapa sangka?tidak ada orang yang mau membantumu.bahkan orang tuamu pun tak sanggup untuk membantu mu.dengan sekuat tenaga kau pun berusaha untuk mencapai puncak itu kembali,walau rasanya sulit.tetapi tuhan mentakdirkan mu untuk tidak bisa mencapai puncak itu. tuhan mentakdirkan kau gagal kembali.dan kini kau berkata,dunia ini kejam,dunia ini tak adil.
tetapi masih ada secerca harapan di masa depan yang bisa mengantarkanmu ke gerbang kesuksesan. dengan banyak usaha dan berdo'a. tapi apakah kau tidak putus asa untuk mencobanya kembali,dengan banyaknya kegagalan yang kau alami?
mungkin jawabannya ada pada dirimu sendiri.kesuksesan dapat di raih dengan berkaca pada kegagalan,semakin banyak kegagalan yang kita dapatkan,dapat membuat kita putus asa,ataukah malah bersemangat untuk meraih kesuksesan yang akan datang pada diri kita?
"kita tidak tahu apa yang kita dapatkan di masa depan nanti.kesuksesan atau kegagalan?
tapi kita bisa mencoba tahu apa yang akan kita dapatkan nanti dengan usaha yang keras dan banyak berdo'adi masa kini agar nasib baik berpihak pada kita.

Jumat, 25 September 2009

ini bukan cepen

jika suatu hari ada seseorang yg bertanya padamu "ingin menjadi apakanh anda di masa depan?" maka saya akan menjawab:"saya ingin sekali menjadi seorang pengajar,pendidik,pemberi imu kpd semua anak di indonesia."
"mengapa anda ingin menjadi seorang pengajar?"
"karena saya termotivasi oleh berbagai warna-warni dunia pendidikan di negeri ini. dimana ada pengajar yg menghasilkan benih-benih yg siap pakai di luar maupun dala negeri,bahkan bisa menjadi kepala negara di negeri luar sana.walaupun beliau bukan beliau bukan warga negara indonesia sekalipun,saya tetap bangga karena orang nomor 1 di AS itu pernah di didik di indonesia. dan ada pula pengajar yg belum menghasilkan bibit unggulan,bahkan para pengajar di negeri ini pun banyak yang tak berpendidikan.ya,sifat mereka yg kurang mendidik mewarnai dunia pendidikan di negeriini.
saya sangat yakin jika pendidikan terus di junjung tinggi di negeri ini ,maka negeri ini pun dapat tersenyum lebar,tidak sebatas senyum,tetapi bahkan bisa tertawa setiap saat.bukan hanya di didik,tapi juga beroendidikan.
selama ini dunia pendidikan di indonesia makin tercoreng,berbagai liku-liku selalu menyertainya.contohnya sja:saat ujian nasional berlangsung di negeri ini dari mulai tingkat SD hingga SMA .tetap kecurangan selalu menyertainya. guru maupun murid ikut andil dalam even ini.ironis memang,di saat pemerintah ingin meningkatkanmutu pendidikan agar sejajar dengan bangsa lain ,negara ini malah malah semakin terouruk dalam kebodohan yg di buat sendiri. kita memang sudah terlepas dari penjajahan,tapi apakah kita akan diam saja ketikadunia pendidikan terjajah leh zaman yg serba kacau ini ?.sedikit demi sedikit indonesia mulai sadar akan pentingnya pendidikan ,pemerintah mulai membuka gerbang keberhasilan dan kegembiraan bagi mereka yang blum pernah meresakan inahnya bersekolah.mereka bisa berjuang emerangi kebodohan di era globalisasi ini,di era persaingan yang semakin meningkat dimana jurang pemisah antara si miskin dan si kaya bertambah besar. untuk itu saya ingn sekali menyempitkan jurang pemisah itu atau bahkan menghilangkannya. walaupun rasanya pasti sulit dan harus banyak orang yang ikut berperan dalam misi ini. memang tdk semudah membalikan telapak tangan ,tetapi sebuah usaha yang besar akan menghasilkan hasil yang besar pula. karena pendidikan adalah kunci kesuksesan sebuah negara.
"dan apa yg harus anda lakukan dalam meraih itu semua?"
"yang pasti dengan usaha dan berdo'a.tuhan pasti akan mengabulkan doa kta jika niat ikhlas keluar dari hati kita. tidak sekedar gengsi,tapi untuk membuat negeri ini lebih bergengsi di dunia internasional. lalu misi ini dapat tercapai juga dengan usaha bagaimana mungkin sebuah doa tdk di iringi dgn usaha dan bagaimana mungki sebuah usaha tdk di iringi dengan do'a ?.semuanya harus seimbang agar tuhan meridoi niat saya ini.


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Architecture. Powered by Blogger